Inovasi Tepung Beras Biofortifikasi Dorong Percepatan Penanggulangan Stunting di Jawa Tengah
Brebes – BRMP Jawa Tengah terus pastikan pelaksanaan program CG (Competitive Grant) ICARE berjalan sesuai harapan. Kali ini, BRMP Jawa Tengah hadir dalam implementasi program CG yang digagas oleh Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan bertajuk “Sinergi Teknologi dan Manufaktur Peralatan dalam Rekayasa Pengolahan Tepung Beras Biofortifikasi Mendukung Percepatan Penanggulangan Stunting di Jawa Tengah"(29/10/25). Turut hadir Kepala BRMP Jateng dan Kepala Distan KP Kab. Brebes .
Kepala BRMP Jateng menegaskan pentingnya sinergi antara teknologi dan aspek bisnis dalam implementasi program ICARE. Menurutnya, inovasi tepung beras biofortifikasi dapat menjadi langkah strategis mendukung percepatan penanggulangan stunting, tidak hanya di lokasi program ICARE tetapi juga di tingkat nasional. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes memaparkan kondisi terkini angka prevalensi stunting, faktor sosial yang mempengaruhi, serta berbagai inovasi dan program unggulan yang telah dijalankan pemerintah daerah dalam upaya menekan angka stunting.
Rangkaian materi yang dibawakan narasumber antara lain : 1. Kepala BRMP Jateng, materi : progress implementasi program ICARE di Kabupaten Brebes. 2. Penanggung Jawab CG ICARE BRMP Pascapanen menyampaikan materi bertajuk “Rekayasa Pengolahan Tepung Beras Biofortifikasi guna Percepatan Penanggulangan Stunting dan Penguatan UMKM di Jawa Tengah,” dan 3. Dinperinaker Kabupaten Brebes turut membahas pentingnya standardisasi dan sertifikasi produk, diikuti 4. Paparan dari Pusat Teknologi Manufaktur Peralatan BRIN. Acara ditutup dengan sesi diskusi yang interaktif.